Monday, July 6, 2020

Mengapa Viskositas Penting dalam Pelumasan Mesin Industri ? oleh - rentalvibrovolvo.uno

Halo sahabat selamat datang di website rentalvibrovolvo.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Mengapa Viskositas Penting dalam Pelumasan Mesin Industri ? oleh - rentalvibrovolvo.uno, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Di era new normal ini banyak hal yang berubah. Mulai dari kebiasaan sehari-hari, produktivitas yang berubah, hingga maintenance / perawatan di lingkup industri yang terpengaruhi. Mengingat pada masa PSBB kemarin, umumnya sebagian pekerja pabrik bekerja dari rumah. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengecekan berkala mengenai kualitas perawatan peralatan maupun mesin-mesin di industri. Dengan berkurangnya maintenance pada mesin-mesin industri yang diakibatkan oleh berkurangnya man power, maka sudah saatnya kita kembali mengoptimalkan kondisi mesin-mesin tersebut melalui pengecekan bertahap pada komponen-komponen terkait. Untuk itu, pelaku industri perlu memiliki solusi terkait permasalahan mesin yang sudah lama tidak beroperasi, hingga perawatan menyeluruh untuk memastikan kinerja optimal. Salah satu maintenance yang dapat dilakukan adalah dengan pengecekan oli pada mesin industri. Oli yang sudah lama tidak bekerja, akan mengeras sehingga produktivitas mesin terganggu. Untuk itu, mari kita pelajari lebih lanjut aspek apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan maupun penggantian oli mesin industri maupun mesin alat berat.

Dua Aspek Penting Mengenai Jenis Oli Mesin Industri

  1. Viskositas
    Viskositas (viscocity) adalah ukuran kekentalan oli. Kekentalan oli disesuaikan dengan kebutuhan mesin. Ada komponen mesin yang membutuhkan kekentalan yang tinggi, namun ada pula komponen mesin yang membutuhkan kekentalan yang rendah. Khusus untuk mesin-mesin industri ataupun alat berat, kekentalan oli harus tepat dalam segala peruntukkan, terutama terkait faktor suhu mesin ketika bekerja.

Oli dengan viskositas 42 â€" 43

Oli yang mempunyai Viskositas atau tingkat kekentalan 42-43 termasuk oli yang tidak begitu kental, sehingga oli dengan viscositas 42-43 ini lebih dikenal sebagai oli untuk media penggerak unit hidrolik.

Adapun contoh aplikasi penggunaan oli dengan viskositas 42-43 ini adalah sebagai berikut:

  • Sebagai media oli hidrolik untuk menggerakkan silinder hidrolik di mesin produksi.
  • Sebagai media oli hidrolik untuk mengoperasikan dongkrak hidrolik.
  • Sebagai media oli hidrolik untuk menggerakkan pin silinder hidrolik.
  • Sebagai media oli hidrolik untuk menggerakkan lock benda kerja, dan lainnya

Oli dengan viskositas 52

Oli yang mempunyai viskositas 52 mempunyai kekentalan hampir sama dengan oli viskositas 42 â€" 43, namun berbeda di tingkat grade oli. Secara visual, oli viskositas 52 terlihat sedikit lebih kental daripada oli dengan viskositas 42-43. Namun kedua jenis oli ini memiliki fungsi yang sama, yakni sebagai media oli hidrolik yang berfungsi untuk menggerakkan part-part mesin produksi.

Oli dengan viskositas 150

Oli yang mempunyai viskositas 150 lebih kental dibandingkan dengan oli viskositas 42-43 dan oli viskositas 52. Begitupun fungsi dan pemakaian oli viskositas 150 berbeda dengan aplikasi oli 42-43 dan oli 52.
Fungsi dan aplikasi oli dengan viskositas 150 di mesin produksi pada industri adalah sebagai berikut:
  • Digunakan sebagai oli lubrikasi pada part mesin yang bergerak pada tumpuannya, seperti Shaft Roll yang berputar dan bertumpu pada Bushing atau Bearing. Oli diaplikasikan pada celah antara komponen Shaft Roll dan komponen Bearing
  • Mencegah terjadinya keausan akibat tumpuan Shaft Roll pada komponen Bushing
  • Digunakan sebagai pendingin terhadap  gesekan atau singgungan diantara 2 part benda kerja tersebut

Oli dengan viskositas 220

Tingkat kekentalan oli viskositas 220 sedikit lebih kental daripada oli viskositas 150, namun secara penggunaan hampir sama aplikasinya pada mesin industri.
Karena mempunyai viskositas yang mirip, beberapa pelaku industri dapat memilih salah satu di antara 2 jenis oli tersebut. Umumnya, oli viskositas 150 lebih populer digunakan, karena menawarkan benefit dari segi cost dan sistem kerja di part mesin. Selain itu, oli viskositas 150 juga dapat lebih mudah menyerap ke pori-pori bushing. Hal ini umumnya disebabkan sempitnya celah antara Roll Shaft dengan Bearing sehingga semakin encer oli, maka semakin mudah oli tersebut mengaliri area celah yang lebih sempit.

Oli dengan viskositas 320

Oli yang mempunyai viskositas 320 memiliki tingkat kekentalan diatas grade oli viskositas 220. Oli jenis ini digunakan sebagai pelumas dan lubrikasi Gear atau roda gigi yang berputar dalam kecepatan tinggi.
Adapun contoh penggunaan oli viskositas 320 dalam lingkup industri adalah sebagai berikut:
  • Sebagai pelumas pada roda gigi pada Gear Box unit
  • Sebagai pelumas pada roda gigi Cyclo Drive
  • Sebagai pelumas pada roda Gigi Neck Gear work side
  • Sebagai pelumas roda gigi penggerak Shaft Roll line

Oli dengan viskositas 380

Oli viskositas 380 mempunyai tingkat kekentalan lebih tinggi dibandingkan oli viskositas 320. Namun secara pemakaiannya, banyak yang menggunakan oli viskositas 320. Hal ini dikarenakan minimnya perbedaan pada tingkat kekentalannya. Oli dengan viskositas 380 juga digunakan pada mesin produksi sebagai pelumas gigi di dalam coupling, karena komponen ini mempunyai beban kerja dan pressure yang cukup berat.

Oli dengan viskositas 460

Oli dengan viskositas 460 mempunyai kekentalan diatas oli viskositas 380. Sehingga oli 460 biasanya digunakan sebagai pelumas pada roda gigi yang mempunyai beban kerja yang lebih berat daripada  mesin yang menggunakan oli viskositas 380.
Adapun penggunaan aplikasi oli dengan viskositas 460 pada mesin produksi adalah sebagai berikut :
  • Sebagai pelumas gear atau roda gigi pada Gear Box unit yang mempunyai beban putar yang berat
  • Sebagai pelumas gear atau roda gigi yang mengalami sedikit keausan, agar film oli selalu menempel pada gear yang aus.

Untuk memberikan gambaran lebih jelas bagaimana pengaruh ISO tingkat viskositas terhadap jangkauan viskositas kinematik, berikut tabelnya:

Tabel tingkat viscositas untuk oli industri

2. Klasifikasi

Hal selanjutnya yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih oli yang tepat untuk mesin industri adalah klasifikasi dari oli tersebut. Ada beberapa jenis klasifikasi, antara lain CH-4, CI-4, CI-4 Plus, CF-4.

CH-4 dan CI-4 adalah jenis oli yang digunakan untuk mesin dengan putaran kecepatan tinggi. Klasifikasi ini bisa digunakan untuk mesin dengan klasifikasi oli mulai dari CD, CE, CF-4, CG-4 hingga CH-4.

Berikutnya, klasifikasi CI-4 Plus diperkenalkan pada tahun 2006. Oli dengan klasifikasi ini digunakan untuk mesin standar emisi tahun 2007. Oli ini diketagorikan API CJ-4 sehingga bisa digunakan untuk CI-4 plus, CI-4, CH-4, CG-4 dan CF-4.

Terakhir, adalah CF-4 yang umumnya disebut sebagai oli serba guna. Masuk dalam kategori API C1-4 Plus, oli jenis ini juga menawarkan efektifas dalam pelumasan mesin untuk range mesin yang lebih luas.

Selain dari dua hal diatas, yakni viskositas dan klasifikasi, Anda juga perlu memastikan bahwa tidak ada campuran zat yang berpotensi berpengaruh terhadap kinerja mesin. Campuran yang dimaksud meliputi kotoran, hasil pembakaran, air, debu dan sebagainya. Oli yang terkontaminasi tentunya akan menjadikan kinerja mesin kurang optimal. Untuk itu, efektivitas dari sebuah oli bukan hanya dari jenisnya, namun juga dari metode penggantian ataupun pembersihan oli menggunakan mesin filter oli. Hal ini untuk memastikan bahwa kinerja oli dapat dimaksimalkan untuk produktivitas serta mereduksi running cost.

klikMRO menyediakan berbagai kebutuhan jenis oli, baik untuk mesin industri, alat berat, hingga oli kendaraan bermotor. Yuk konsultasikan kebutuhan Anda bersama kami secara gratis disini.

Baca juga:

Apa Itu Fluida dan Bagaimana Penerapannya pada Mesin Maupun Perkakas?

Bahaya dari Chemical Spill / Tumpahan Zat Kimia dan Antisipasinya

Itulah tadi informasi mengenai Mengapa Viskositas Penting dalam Pelumasan Mesin Industri ? oleh - rentalvibrovolvo.uno dan sekianlah artikel dari kami rentalvibrovolvo.uno, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 comments:

Post a Comment

© 2017 RentalVibroVolvo.uno - Situs Yang Membahas Info Alat Berat. All rights resevered. Powered By Blogger